Pemerintah kolonial Belanda, tahun 1800an, ingin membentuk citra kolonial pada kota-kota di Hindia Belanda.[1] Adanya alun-alun merupakan bagian pusat kota tradisional yang penting, sehingga dapat dipakai sebagai modal awal untuk membentuk citra tersebut. Keberadaan alun-alun dimunculkan sebagai pusat administrasi serta kontrol pemerintahan. Tapikal ibukota kabupaten
Terdapat sebuah masa ketika biji Pala dan Cengkeh bernilai lebih mahal dari emas. Masa ini adalah dunia di abad ke-15 dan ke-16, dan pusat dari kekayaan itu ada di gugusan pulau kecil di timur Nusantara: Kepulauan Maluku. Dua kerajaan Islam kembar, Ternate dan Tidore, adalah
Terbentuknya Republik Indonesia Serikat (RIS) merupakan hasil kesepakatan dalam KMB. RIS terdiri atas 16 negara bagian dengan masing-masing mempunyai luas daerah dan jumlah penduduk yang berbeda. Pembentukan RIS diikuti oleh pembentukan Angkatan Perang Republik Indonesia Serikat (APRIS) dengan TN! sebagai intinya. bersama-sama bangsa Indonesia lain
Salah satu bahasan menarik mengenai sejarah peradaban kuno adalah pembahasan kerajaan Romawi. Yunani dan Romawi merupakan dua peradaban kuno dunia yang hampir tak terpisahkan. Yunani sering kita dengar lewat cerita-cerita kepahlawanan bangsa Sparta, atau tokoh-tokoh filsafat seperi Socrates, Plato, Aristotele dan banyak tokoh lain. Romawi
Aktifitas Hok Gie di Organisasi Mahasiswa Luar Kampus Tahun 1962 Hok Gie bergabung dengan Gerakan Mahasiswa Sosialis (Gemsos) organisasi binaan Partai Sosialis Indonesia pimpinan Sutan Syahrir. Ketertarikan Hok Gie pada Gemsos terutama karena keberanian mereka untuk menentang rezim Soekarno. Di Gemsos Hok Gie bertugas untuk
Di tengah proses pembangunan Proyek Mercusuar, di saat Indonesia lantang menyerukan sikap anti-kolonialisme dan imperialisme (Nekolim) melalui forum GANEFO, Presiden Soekarno menghadapi ancaman geopolitik yang dianggap paling serius: Pembentukan Negara Federasi Malaysia. Periode 1959 hingga 1966, yang ditandai oleh sistem Demokrasi Terpimpin, masa di mana
Kondisi Tahta Kraton Yogyakarta di Tengah Kecamuk Perang Dunia II Siapa tidak kenal kota Jogja? Kota yang memiliki banyak peninggalan budaya juga sejarah. Kota yang menjadi tujuan wisata, dari berbagai penjuru. Juga kota yang menjadi tujuan belajar pemuda-pemudi dari seluruh pelosok. Kota Jogja dikenal dengan