Kondisi Eropa Mediterania dan Timur Tengah Abad 20 perang p Perang Dunia I dan Geopolitik Kawasan Timur Tengah Perang Dunia II dan Geopolitik Kawasan Timur Tengah
Pemerintah kolonial Belanda, tahun 1800an, ingin membentuk citra kolonial pada kota-kota di Hindia Belanda.[1] Adanya alun-alun merupakan bagian pusat kota tradisional yang penting, sehingga dapat dipakai sebagai modal awal untuk membentuk citra tersebut. Keberadaan alun-alun dimunculkan sebagai pusat administrasi serta kontrol pemerintahan. Tapikal ibukota kabupaten
Soe Hok Gie merupakan pribadi yang cerdas, berani, dan peduli terhadap sesama. Sejak masa sekolah menengah, nilai-nilainya selalu bagus. Di jurusan, Hok Gie termasuk mahasiswa yang pandai. Ia merupakan salah satu mahasiswa yang menonjol di dalam maupun di luar kelas, dalam bidang akademik maupun non
Perang, baik yang terjadi di masa modern seperti perang dunia II atau perang Vietnam, maupun yang terjadi di masa lampau seperti perang Spartan Hingga Troya, banyak diabadikan dalam bentuk film. Saking banyaknya film yang mengambil latar perang, genre film perang memiliki penggemar tersendiri. Film perang
Jakarta pada awal tahun 1960an tidak terlepas dari aktivitas pembangunan. Mesin konstruksi bekerja siang malam, melakukan pembangunan. Di tengah krisis ekonomi yang menggerogoti, di saat utang luar negeri menggunung, dan di tengah ketidakstabilan politik dalam negeri, Soekarno memilih untuk mengejar ambisi, menantang logika, dan mengubah
Pemikiran dan gagasan dari Hok Gie memiliki fokus kepada tiga hal utama, hal kebangsaan, hal kemahasiswaan dan hal kemanusiaan. Dalam catatan harian dan berbagai tulisan di surat kabar, ketiga hal ini selalu menjadi topik utama gagasan Hok Gie. Hal kebangsaan menyangkut pemikiran yang berhubungan dengan
Kondisi Hindia Belanda Tahun 1929-1942 Tahun 1929 dunia mengalami kegoncangan ketika terjadi crash di pasar saham Amerika Serikat. Jatuhnya pasar saham mempengaruhi berbagai sektor mulai dari industri, perdagangan, merosotnya daya beli masyarakat, hilangnya aset dan simpanan kekayaan, dan banyak hal lainnya. Kondisi ini menyebabkan The
Salah satu bahasan menarik mengenai sejarah peradaban kuno adalah pembahasan kerajaan Romawi. Yunani dan Romawi merupakan dua peradaban kuno dunia yang hampir tak terpisahkan. Yunani sering kita dengar lewat cerita-cerita kepahlawanan bangsa Sparta, atau tokoh-tokoh filsafat seperi Socrates, Plato, Aristotele dan banyak tokoh lain. Romawi