Mu’awiyyah bin Abi Sufyan merupakan gubernur Syam pada masa pemerintahan khalifah Umar bin Khattab serta Utsman bin Affan. Selama menjabat sebagai gubernur, Muawiyah membentuk kekuatan militer yang dapat memperkuat posisinya di masa-masa mendatang. Muawiyah tidak segan mengeluarkan harta benda untuk merekrut tentara bayaran yang mayoritas

Lautan luas yang membentang di khatulistiwa, dipenuhi kapal-kapal layar dari berbagai penjuru dunia. Angin muson membawa mereka melintasi Samudra Hindia dan Laut Cina Selatan, bertemu di sebuah kepulauan yang kaya raya yaitu kepulauan Nusantara. Selama berabad-abad, wilayah ini menjadi jantung perdagangan global, tempat bertemunya para

Bayangkan sejenak, ribuan tahun lalu, di tepi Sungai Tiber, sekelompok suku kecil hidup di antara tujuh bukit subur Italia Tengah. Dari tanah itulah, sebuah legenda lahir — kisah dua saudara kembar, Romulus dan Remus, cucu Raja Numitor, yang kelak menjadi simbol berdirinya kota paling berpengaruh

Perkembangan Kondisi Perekonomian Indonesia Tahun 1966-1969 Kondisi ekonomi bangsa Indonesia mengalami permasalahan jauh sebelum terjadinya peristiwa G30S 1965. Pada tahun-tahun sebelum G30S 1965 terjadi, perekonomian Indonesia sudah dibebani dengan inflasi yang tinggi hingga lebih dari 250%.[1] Selain inflasi perekonomian, Indonesia juga mengalami defisit anggaran belanja

Pasca proklamasi kemerdekaan, bangsa Indonesia terus mengalami kondisi yang dinamis. Kedatangan sekutu tahun 1945 misalnya, memicu berbagai pertempuran di berbagai kota. Salah satu kota yang mengalami pertempuran hebat diantaranya adalah Surabaya, Semarang, Medan hingga Bandung. Pertempuran-pertempuran ini terjadi terutama karena rakyat Indonesia tidak terima dengan

Silsilah dan Leluhur Arya Wiraraja Silsilah dan leluhur Arya Wiraraja dapat ditelusuri dalam Babad Manik Angkeran. Babad Manik Angkeran adalah babad yang merekam peristiwa di kerajaan Kediri. Dalam babad ini diceritakan kisah tokoh yang bernama Danghyang Bajrasatwa. Berputra Danghyang Tanuhun atau Mpu Lampita. Berputra lima

Generasi milenial yang lahir dibawah tahun 2000an, menghadapi jaman yang jauh berbeda dengan generasi sebelumnya. Jika generasi sebelumnya seperti generasi boomer, tumbuh di jaman yang belum terlalu cepat perkembangannya, maka generasi milenial menghadapi jaman yang begitu dinamis. Berikut adalah skill-skill yang harus dikuasai generasi milenial:

Pemerintah kolonial Belanda, tahun 1800an, ingin membentuk citra kolonial pada kota-kota di Hindia Belanda.[1] Adanya alun-alun merupakan bagian pusat kota tradisional yang penting, sehingga dapat dipakai sebagai modal awal untuk membentuk citra tersebut. Keberadaan alun-alun dimunculkan sebagai pusat administrasi serta kontrol pemerintahan. Tapikal ibukota kabupaten

Referensi Sejarah Tegal dari Masa ke Masa Desertasi Anton Lucas yang kemudian dibukukan. Membahas gamblang Peristiwa Tiga daerah di Brebes, Tegal dan Pemalang tahun 1945. Peristiwa ini dikenal sebagai peristiwa revolusi sosial pasca kemerdekaan yang marak terjadi di berbagai daerah sebagai reaksi atas kemerdekaan Republik

Kedatangan bangsa-bangsa Barat ke Indonesia didorong oleh berbagai hal, baik faktor intern maupun ekstern. Hal-hal yang melatarbelakangi kedatangan bangsa barat adalah sebagai berikut; Perkembangan Merkantilisme, revolusi industri, dan kapitalisme Merkantilisme adalah suatu paham kebijakan politik dan ekonomi suatu negara yang memiliki tujuan memupuk hasil kekayaan

Untuk Video Materi Sejarah, Lihat di Sini!

Traktir Kopi

Jika konten-konten di website ini memberi manfaat, kamu bisa mendukung keberlangsungan website ini dengan mentraktir kopi..

Ikuti Sosial Media Kami

Untuk terus mengikuti update dari kami, ikuti berbagai sosial media kami!