Perkembangan Kondisi Perekonomian Indonesia Tahun 1966-1969 Kondisi ekonomi bangsa Indonesia mengalami permasalahan jauh sebelum terjadinya peristiwa G30S 1965. Pada tahun-tahun sebelum G30S 1965 terjadi, perekonomian Indonesia sudah dibebani dengan inflasi yang tinggi hingga lebih dari 250%.[1] Selain inflasi perekonomian, Indonesia juga mengalami defisit anggaran belanja
Terusan Suez mulai dibangun pada tahun 1854 oleh seorang warga negara Prancis yang bernama Ferdinand de Lesseps. la memperoleh konsesi dari Said Pasha yang pada saat itu menjadi raja muda Mesir. Pada tanggal 16 November 1869 Terusan Suez yang berukuran panjang 169 km, lebar 150
Kondisi Hindia Belanda Tahun 1929-1942 Tahun 1929 dunia mengalami kegoncangan ketika terjadi crash di pasar saham Amerika Serikat. Jatuhnya pasar saham mempengaruhi berbagai sektor mulai dari industri, perdagangan, merosotnya daya beli masyarakat, hilangnya aset dan simpanan kekayaan, dan banyak hal lainnya. Kondisi ini menyebabkan The
Pada pertengahan abad ke-17, Kesultanan Mataram berdiri sebagai kekuatan dominan di Pulau Jawa. Di bawah pimpinan raja terbesarnya, Sultan Agung Hanyakrakusuma (1613-1645), kerajaan ini telah menaklukkan hampir seluruh pulau. Surabaya, Madura, Pasuruan, dan sebagian besar Jawa Barat telah tunduk. Mataram adalah imperium agraris yang kaya
Proses kedatangan nenek moyang bangsa Indonesia merupakan sebuah peristiwa yang sangat penting dalam sejarah Indonesia. Menurut beberapa teori yang berkembang, nenek moyang bangsa Indonesia diperkirakan tiba di Nusantara sekitar 50.000 tahun yang lalu. Para nenek moyang Indonesia pertama kali tiba di wilayah ini melalui jalur
Terbentuknya Republik Indonesia Serikat (RIS) merupakan hasil kesepakatan dalam KMB. RIS terdiri atas 16 negara bagian dengan masing-masing mempunyai luas daerah dan jumlah penduduk yang berbeda. Pembentukan RIS diikuti oleh pembentukan Angkatan Perang Republik Indonesia Serikat (APRIS) dengan TN! sebagai intinya. bersama-sama bangsa Indonesia lain
Kondisi Tahta Kraton Yogyakarta di Tengah Kecamuk Perang Dunia II Siapa tidak kenal kota Jogja? Kota yang memiliki banyak peninggalan budaya juga sejarah. Kota yang menjadi tujuan wisata, dari berbagai penjuru. Juga kota yang menjadi tujuan belajar pemuda-pemudi dari seluruh pelosok. Kota Jogja dikenal dengan
Peristiwa penaklukan Konstantinopel pada tahun 1453 Masehi bukan sekadar catatan kecil dalam buku sejarah, melainkan sebuah epik monumental yang menjadi penanda berakhirnya Abad Pertengahan dan munculnya era baru peradaban dunia. Kota benteng legendaris, yang selama berabad-abad dianggap “tak tertaklukkan” (The City with Perfect Defense), akhirnya