Lautan luas yang membentang di khatulistiwa, dipenuhi kapal-kapal layar dari berbagai penjuru dunia. Angin muson membawa mereka melintasi Samudra Hindia dan Laut Cina Selatan, bertemu di sebuah kepulauan yang kaya raya yaitu kepulauan Nusantara. Selama berabad-abad, wilayah ini menjadi jantung perdagangan global, tempat bertemunya para
Silsilah dan Leluhur Arya Wiraraja Silsilah dan leluhur Arya Wiraraja dapat ditelusuri dalam Babad Manik Angkeran. Babad Manik Angkeran adalah babad yang merekam peristiwa di kerajaan Kediri. Dalam babad ini diceritakan kisah tokoh yang bernama Danghyang Bajrasatwa. Berputra Danghyang Tanuhun atau Mpu Lampita. Berputra lima
Di tengah proses pembangunan Proyek Mercusuar, di saat Indonesia lantang menyerukan sikap anti-kolonialisme dan imperialisme (Nekolim) melalui forum GANEFO, Presiden Soekarno menghadapi ancaman geopolitik yang dianggap paling serius: Pembentukan Negara Federasi Malaysia. Periode 1959 hingga 1966, yang ditandai oleh sistem Demokrasi Terpimpin, masa di mana
Aktifitas Hok Gie di Organisasi Mahasiswa Luar Kampus Tahun 1962 Hok Gie bergabung dengan Gerakan Mahasiswa Sosialis (Gemsos) organisasi binaan Partai Sosialis Indonesia pimpinan Sutan Syahrir. Ketertarikan Hok Gie pada Gemsos terutama karena keberanian mereka untuk menentang rezim Soekarno. Di Gemsos Hok Gie bertugas untuk
Sejarah Indonesia pada abad ke-17 hingga akhir abad ke-18 tidak dapat dipisahkan dari peran sentral VOC. Singkatan dari Vereenigde Oostindische Compagnie (Perserikatan Dagang Hindia Timur), yang didirikan pada tanggal 20 Maret 1602. VOC awalnya merupakan sebuah perusahaan kongsi dagang Belanda. Namun, dalam perjalanannya, perusahaan ini
Setelah Proklamasi Kemerdekaan 17 Agustus 1945, perjuangan bangsa Indonesia untuk mempertahankan kedaulatan tidak serta merta berakhir. Salah satu isu terpanjang dan paling menantang dalam sejarah diplomasi dan militer Indonesia adalah sengketa mengenai status Irian Barat (sekarang Papua dan Papua Barat). Wilayah yang terletak di ujung
Proses kedatangan nenek moyang bangsa Indonesia merupakan sebuah peristiwa yang sangat penting dalam sejarah Indonesia. Menurut beberapa teori yang berkembang, nenek moyang bangsa Indonesia diperkirakan tiba di Nusantara sekitar 50.000 tahun yang lalu. Para nenek moyang Indonesia pertama kali tiba di wilayah ini melalui jalur
Kedatangan bangsa-bangsa Barat ke Indonesia didorong oleh berbagai hal, baik faktor intern maupun ekstern. Hal-hal yang melatarbelakangi kedatangan bangsa barat adalah sebagai berikut; Perkembangan Merkantilisme, revolusi industri, dan kapitalisme Merkantilisme adalah suatu paham kebijakan politik dan ekonomi suatu negara yang memiliki tujuan memupuk hasil kekayaan