Terdapat sebuah masa ketika biji Pala dan Cengkeh bernilai lebih mahal dari emas. Masa ini adalah dunia di abad ke-15 dan ke-16, dan pusat dari kekayaan itu ada di gugusan pulau kecil di timur Nusantara: Kepulauan Maluku. Dua kerajaan Islam kembar, Ternate dan Tidore, adalah
Kehidupan Keluarga dan Masa Kecil Hok Gie Soe Hok Gie lahir tanggal 17 Desember 1942 di Jakarta, dari pasangan Soe Lie Pet alias Salam Sutrawan dan Nio Hoe An alias Maria Sugiri. Soe Lie Pet merupakan penulis dan redaktur berbagai surat kabar seperti Tjin Po,
Pada pertengahan abad ke-17, Kesultanan Mataram berdiri sebagai kekuatan dominan di Pulau Jawa. Di bawah pimpinan raja terbesarnya, Sultan Agung Hanyakrakusuma (1613-1645), kerajaan ini telah menaklukkan hampir seluruh pulau. Surabaya, Madura, Pasuruan, dan sebagian besar Jawa Barat telah tunduk. Mataram adalah imperium agraris yang kaya
Kondisi Tahta Kraton Yogyakarta di Tengah Kecamuk Perang Dunia II Siapa tidak kenal kota Jogja? Kota yang memiliki banyak peninggalan budaya juga sejarah. Kota yang menjadi tujuan wisata, dari berbagai penjuru. Juga kota yang menjadi tujuan belajar pemuda-pemudi dari seluruh pelosok. Kota Jogja dikenal dengan
Sosiologi memiliki akar yang dapat ditelusuri pada karya-karya para filsuf terkenal, termasuk Plato (427-347 SM), Aristoteles (384-322 SM), dan Konfusius (551-479 SM). Beberapa cendekiawan awal juga mengadopsi pandangan yang memiliki dimensi sosiologis. Misalnya, sejarawan Cina Ma Tuan-Lin, yang pada abad ke-13, mengembangkan metode sejarah sosiologis
Salah satu bahasan menarik mengenai sejarah peradaban kuno adalah pembahasan kerajaan Romawi. Yunani dan Romawi merupakan dua peradaban kuno dunia yang hampir tak terpisahkan. Yunani sering kita dengar lewat cerita-cerita kepahlawanan bangsa Sparta, atau tokoh-tokoh filsafat seperi Socrates, Plato, Aristotele dan banyak tokoh lain. Romawi
Perkembangan Kondisi Perekonomian Indonesia Tahun 1966-1969 Kondisi ekonomi bangsa Indonesia mengalami permasalahan jauh sebelum terjadinya peristiwa G30S 1965. Pada tahun-tahun sebelum G30S 1965 terjadi, perekonomian Indonesia sudah dibebani dengan inflasi yang tinggi hingga lebih dari 250%.[1] Selain inflasi perekonomian, Indonesia juga mengalami defisit anggaran belanja
Film Perang merupakan genre film yang berfokus pada konflik serta pertempuran yang terjadi dalam konteks perang. Seringkali, film perang menampilkan karakter-karakter yang terlibat dalam konflik tersebut, baik sebagai tentara maupun warga sipil yang terdampak langsung oleh perang. Film perang dapat berlatar belakang pada konflik-konflik sejarah