Pada pertengahan abad ke-17, Kesultanan Mataram berdiri sebagai kekuatan dominan di Pulau Jawa. Di bawah pimpinan raja terbesarnya, Sultan Agung Hanyakrakusuma (1613-1645), kerajaan ini telah menaklukkan hampir seluruh pulau. Surabaya, Madura, Pasuruan, dan sebagian besar Jawa Barat telah tunduk. Mataram adalah imperium agraris yang kaya
Lautan luas yang membentang di khatulistiwa, dipenuhi kapal-kapal layar dari berbagai penjuru dunia. Angin muson membawa mereka melintasi Samudra Hindia dan Laut Cina Selatan, bertemu di sebuah kepulauan yang kaya raya yaitu kepulauan Nusantara. Selama berabad-abad, wilayah ini menjadi jantung perdagangan global, tempat bertemunya para
Pemerintah kolonial Belanda, tahun 1800an, ingin membentuk citra kolonial pada kota-kota di Hindia Belanda.[1] Adanya alun-alun merupakan bagian pusat kota tradisional yang penting, sehingga dapat dipakai sebagai modal awal untuk membentuk citra tersebut. Keberadaan alun-alun dimunculkan sebagai pusat administrasi serta kontrol pemerintahan. Tapikal ibukota kabupaten
Terusan Suez mulai dibangun pada tahun 1854 oleh seorang warga negara Prancis yang bernama Ferdinand de Lesseps. la memperoleh konsesi dari Said Pasha yang pada saat itu menjadi raja muda Mesir. Pada tanggal 16 November 1869 Terusan Suez yang berukuran panjang 169 km, lebar 150
Peristiwa penaklukan Konstantinopel pada tahun 1453 Masehi bukan sekadar catatan kecil dalam buku sejarah, melainkan sebuah epik monumental yang menjadi penanda berakhirnya Abad Pertengahan dan munculnya era baru peradaban dunia. Kota benteng legendaris, yang selama berabad-abad dianggap “tak tertaklukkan” (The City with Perfect Defense), akhirnya
Kingdom of Heaven merupakan salah satu film kolosal yang mengambil setting di Jerusalem sekitar tahun 1180 Masehi. Film ini disutradai oleh Ridley Scott, sutradara yang sebelumnya meraih Oscar lewat film Gladiator (2000). Kingdom of Heaven mengambil cerita peperangan antara kerajaan Kristen dan Kerajaan Islam dalam
Film Perang merupakan genre film yang berfokus pada konflik serta pertempuran yang terjadi dalam konteks perang. Seringkali, film perang menampilkan karakter-karakter yang terlibat dalam konflik tersebut, baik sebagai tentara maupun warga sipil yang terdampak langsung oleh perang. Film perang dapat berlatar belakang pada konflik-konflik sejarah
Di tengah proses pembangunan Proyek Mercusuar, di saat Indonesia lantang menyerukan sikap anti-kolonialisme dan imperialisme (Nekolim) melalui forum GANEFO, Presiden Soekarno menghadapi ancaman geopolitik yang dianggap paling serius: Pembentukan Negara Federasi Malaysia. Periode 1959 hingga 1966, yang ditandai oleh sistem Demokrasi Terpimpin, masa di mana